Minggu lalu, temanku dari tempat yg jauh berkunjung ke rumah. Aku senang sekali karenanya.
Bersamanya, kulalui hari dengan bermain dan berjalan-jalan. Kami mengunjungi banyak tempat.
Namun ada yg mengganggu selama kami berjalan bersama, orang-orang tampaknya memandangi kami dengan keheranan. Entahlah, hanya perasaanku saja atau memang begitu adanya.
Selepas bermain, kami biasa berdiam di dermaga. Aku selalu duduk di kursi panjang sambil berselonjor kaki. Kadang aku tertidur di sana hingga malam larut, saking lelahnya.
Sementara itu temanku hanya berdiri memandangiku dengan wajahnya yg pucat. Ia tak pernah duduk, entah mengapa. Di bawah terik mentari, tampak rambutnya yg hitam menjadi kering.
Kalau sudah begitu, dia biasa menepi ke pantai dan mulai bermain air. Sesudah itu, kami langsung pulang.
Suatu pagi, aku bangun begitu dini. Sambil menyiapkan sarapan, aku menyalakan TV. Ketika itu, acara berita mengatakan bahwa telah terjadi kecelakaan kapal. Kapal yg berlayar dari tempat asal temanku itu tenggelam di tengah samudera.
Segera kupanggil temanku. Tapi ia tak juga menyahut. Kutengok kamarnya, dia tak ada. Hingga aku temukan dia di kamar mandi. Tergolek kaku dan sudah tak bernyawa.
Aku begitu kaget, bingung, dan sedih. Campur aduk rasanya.
-Original By Gilang Apsara
0 komentar: